Tampilkan postingan dengan label Aplikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juli 2013

Kumpulan Kata-Kata Bijak

Katakanlah apa yang kamu ketahui, tetapi jangan katakan semua yang kamu ketahui.

Jika sekedar Hidup Babi Hutan pun Hidup. Jika kerja sekedar kerja, Monyet pun Kerja.

Lebih mudah mengembangkan apa yang sudah ada, daripada membangun sesuatu yang belum ada.

Kenapa harus menjalankan mimpi jika kenyataan saja tak pernah sama dengan kondisi

Boleh anda bermimpi, tapi sejajarkan dengan daya dan kekuatan anda.
readmore »»  
readmore »»  

Kamis, 21 Juni 2012

Octave Shifter


Single Supply Octave Shifter: A Frequency Doubler Effect For Electric Guitar
Octave shifting or frequency doubling effect for electric guitar is done by rectifying the original signal, just like AC to DC conversion inside your AC-DC power supply adapter. The circuit for this audio effect is not new, I’ve seen it on many publications. Here I present the circuit’s schematic diagram, but I’ve redesigned the circuit to use single supply instead of symmetric power supply. Thanks to the LM324 low voltage design because we can design the circuit for standard guitar effect’s 9V power supply.
Look at the above schematic diagram, you can see the rectifying is done by four 1N4148 silicon diodes, configured as full-wave rectifier bridge. Because the bridge is inserted inside the negative feedback of the operational amplifier (op-amp) U1B, the nonlinear characteristic of the diodes around the turn-on point (the forward bias voltage) is compensated by the op-amp’s feedback mechanism. As the result, the output of the rectifier looks like coming from ideal diode with no bias voltage needed.
You can variate the pre-amp gain by adjusting R3 potentiometer between clean and slightly overdriven, hear the effect, and set as you want. The R4 pot is provided to adjust the processed signal so the output level after the frequency doubling is equal to the level before entering this analog effect processor. This important as we provide the circuit with bypass switch to give an option for the player to change the mode between clean and doubled on the fly, and normally we don’t want the effect make any volume jump after toggling the clean-effect modes.
Make R7, R8, and C3 layout as close as possible to the pin 10 of the LM324 IC (U1C) with shortest possible wiring to minimize capturing any noise. This voltage (at pin 10 U1) is the reference for internal “virtual ground” coming out from U1C output (pin 8). Make sure that the PCB tracks for this “virtual ground” (pin 8 U1) are wider than other signal tracks to give consistent reference for all op-amps. Make sure C4 and C5 have the shortest possible connection to the power pins (pin 4, pin 11) and the “virtual ground” line (pin 8).
Here is the parts list:
Item
Quantity
Reference
Part
1
2
C2,C1
470n
2
1
C3
22u/16V
3
2
C4,C5
100n
4
4
D1,D2,D3,D4
1N4148
5
1
J1
INPUT PLUG
6
1
J2
OUTPUT PLUG
7
1
R1
1M
8
1
R2
2k2
9
1
R3
25k Pot
10
1
R4
100k pot
11
2
R5,R6
470k
12
2
R8,R7
100k
13
1
SW1
SW KEY-SPDT
14
1
U1
LM324
August 20, 2008 | Audio | Tags: Guitar Effect
Possibly Related Articles:
  • Blackbox Sustain, An Audio Effect for Electric Guitar
    Sustain effect in electric guitar is similar with compressor effect. The purpose of this effect is to make the note last longer when the string is plucked. The mechanism is...
  • Funk (Twang) Guitar Effect Box
    This is an audio effect circuit that give extra oscillation to your guitar, percussive, or semi percussive instruments, you can call it a funk box. This  guitar effect circuit is...
  • Analog Tremolo (Guitar) Sound Effect
    Tremolo effect produce an amplitude modulated signal. Unlike vibrato effect that produce frequency modulated, this tremolo effect will produce the same effect as quickly turning up-ad-down your volume control repeatedly....
  • Frequency Doubler with 4011
    This is a circuit of Frequency Doubler using 4011. This circuit uses one CMOS quad, two input NAND gate package type 4011. This circuit consist of two differentiating networks R1/C1,...
  • Negative to Positive Supply Logic Level Shifter
    This is a simple circuit for negative to positive supply logic level shifter. This circuit used to shift the logic level from minus to ground (such as MOS) to any...

readmore »»  
readmore »»  

Memperbaiki Windows Yang Selalu Muncul Windows Media Center
Saat komputer atau laptop baru dinyalakan selalu muncul Windows Media Center/Player dan semua icon aplikasi yang ada juga berubah menjadi icon Windows Media. Saat ingin menjalankan aplikasi atau software juga tidak bisa, yang muncul pasti Windows media player. Ingin menggunakan antivirus pun juga percuma^^ pokoknya ga bisa nginstall apa2. saat mau nginstal pasti menuju ke Windows Media. Jadi bingung harus ngapain??? Apa harus Install Ulang? Hmm... Tenang ja, kamu gak perlu install ulang. Karena itu hanya masalah pada registry windows kamu. Untuk mengatasinya silahkan baca di bawah ini:

1. Untuk memperbaikinya silahkan kamu download file fix_exe_setdefault,
Downloadnya dari komputer lain y^^ ntar baru gunakan flasdisk buat mindahkannya. Soalnya komputer yg bermasalah gak bisa digunakan untuk browsing/ngenet.

2. Setelah download, extract filenya kemudian copy file tersebut ke flasdisk

3. Kemudian copy file tersebut ke Komputer yang bermasalah atau kamu juga bisa menjalankan langsung dari flasdisk.

4. Saat kamu jalankan, Jika muncul suatu perintah Klik ja YES

5. Setelah itu Restart komputer kamu

6. Selesai... Komputer telah kembali seperti semula^^

Jangan lupa pasang antivirus dan update selalu antivirusmu ok...
readmore »»  
readmore »»  

Folder Yang Hilang Akibat Virus


Mengembalikan Folder Yang Hilang Akibat Virus

Microsoft Windows merupakan operating system (OS) yang sangat rentan terhadap serangan virus. sehingga banyak user yang senantiasa membentengi OS Windows-nya menggunakan anti virus yang selalu di update secara berkala. Namun, terkadang saat kita melakukan scaning pada komputer yang terinveksi, virus tersebut dapat kita buang atau dibersihkan, hanya saja folder yang terinveksi tersebut juga ikut hilang. gawatnya lagi kasus semacam ini terjadi tidak hanya pada local harddisck, tapi dapat terjadi pula pada removable disk, semisal portable harddisk, flash disk, ataupun memory card. biasanya jika terjadi kasus semacam ini, user akan mencoba mencari folder yang hilang tersebut dengan cara sebagai berikut:

1. Pada windows explorer masuk kedalam menu Tools, kemudian click pada sub menu folder option. untuk shortcut-nya dapat menggunakan ALT+T kemudian tekan tombol O .
2. Masuk pada tab view dengan cara langsung meng-click atau menekan CLTR+TAB sebanyak satu kali untuk berpindah dari tab general ke tab view.
3. Kemudian berikan chek list pada show hidden file and folder. lalu click OK.

Namun apabila telah mencoba seperti cara diatas tetapi folder yang sedang kita cari tetap tidak tampil, maka dapat disimpulkan komputer tersebut terinveksi virus yang berekstensi *.scr .

Cara kerja virus ini sangat sederhana, yaitu merubah setiap folder yang ada di komputer (baik local harddisck maupun removable disk) menjadi file applikasi dengan kapasitas yang digandakan sebesar 32 Kb. dan ketika coba di bersihkan (scaning) menggunakan antivirus dari salah satu vendor, virus tersebut dapat dihilangkan namun effect yang ditimbulkan dari proses scanning tersebut adalah folder-folder yang terserang virus ini menjadi hilang.

Sebenarnya folder tersebut tidak hilang, namun hanya disembunyikan saja (hidden). Folder yang hilang tersebut dapat kita kembalikan dengan menggunakan perintah attrib pada command prompt. Caranya sangat sederhana sekali, namun sebelum mengupas bagaimana cara mengembalikan Folder yang hilang tersebut, mari kita bahas sedikit tentang attribute ini.

Untuk melihat Properties attribute dapat dilakukan dengan beberapa cara. namun dalam kesempatan ini akan dijelaskan menggunakan command promt.

Command attribute bekerja pada DOS command prompt, memiliki beberapa fungsi, salah satunya adalah untuk men-set attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi attribute antara lain:

* read-only file attribute
* Archive file attribute
* System File Attribut
* Hidden File Attribut

Adapun tahapan untuk mengembalikan folder yang hilang menggunakan command promt adalah sebagai berikut:

1. Masuk kedalam menu Start kemudian pilih RUN .
2. Maka akan terbuka jendela RUN, lalu ketikkan kata cmd kemudian tekan enter .
3. Setelah jendela command promt terbuka, kemudian ketikan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada properties attribute melalui command prompt.
4. Selanjutnya pada prompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan tentang attribute seperti:
* Tanda (+) untuk sets an attribute.
* Tanda (– ) untuk Clears an attribute.
* Huruf R untuk read-only file attribute.
* Huruf A untuk Archive file attribute.
* Huruf S untuk System file attribute.
* Huruf H untuk Hidden file attribute.
* /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder yang ada di komputer.
* /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri.

5. Kembali kepembahasan awal, untuk kasus Folder yang hilang tersebut, maka perintah yang kita ketikkan pada command prompt ini adalah:
* Ketikkan C:> atau D:> atau drive tempat folder yang hilang, kemudian tekan enter.
* Kemudian ketikan attrib –s –h *.* /S /D

6. Langkah terakhir adalah keluar dari jendela command promt kemudian refresh komputer, (shortcut F5).

Sekarang perhatikan perubahan yang terjadi pada komputer, folder yang hilang telah ditampilkan kembali. Jadi tidak perlu khawatir lagi dengan folder yang hilang karena terserang virus berekstensi *.scr.
readmore »»  
readmore »»